Ada banyak sekali bahan bangunan seperti semen, baja tulangan, batu bata, asbes dan masih banyak lagi. Apabila kamu ingin membangun rumah dari nol atau renovasi sebagian ruangan, selain memperhitungkan dan menyiapkan dana, kamu juga harus menyiapkan bahan bangunan spesifik yang akan digunakan untuk membangun rumah yang sesuai dengan keinginan kamu.

Memilih bahan bangunan yang tepat merupakan salah satu hal yang harus kamu lakukan jika kamu ikut merencanakan bahan bangunan yang akan digunakan oleh para kontraktor bangunan. Dengan begitu kamu bisa menentukan kualitas bahan bangunan juga harga yang akan kamu keluarkan. Paling tidak kamu harus mengetahui beberapa bahan bangunan yang sangat umum digunakan, apa saja bahan tersebut? simak ulasan berikut.

1. Batu Fondasi

Untuk menjadikan sebuah rumah yang kuat membutuhkan bahan fondasi yang kuat. Di Indonesia yang beriklim tropis fondasi rumah banyak yang menggunakan batu sebagai fondasi rumah mereka. Beberapa jenis batu yang sering digunakan adalah batu kali, batu gunung dan batu bata. Sedangkan untuk tiap batu juga memiliki jenis dan harga yang berbeda seperti batu bata yang terbuat dari tanah liat untuk batu bata merah, semen dan pasir kasar untuk membentuk batu batako dan seterusnya. Hal ini juga perlu kamu konsultasikan kepada pihak pembangun bangunan karena hal tersebut mempengaruhi harga dan kualitas.

2. Semen

Bahan ini cukup krusial karena semen dalam membangun rumah cukup banyak, mulai dari merekatkan batu fondasi, menyambung batu bata untuk dinding, memplester dan melapisi dinding, hingga membuat lantai semen ekspos. Tidak ada rumah yang tidak di bangun menggunakan semen maka dari itu kamu harus mencari tahu tentang jenis dan kualitas semen yang cocok digunakan dengan batu fondasi yang kamu gunakan. Kamu akan membutuhkan semen yang banyak untuk membangun sebuah rumah bahkan saking banyaknya jumlah semen yang dibutuhkan, terkadang untuk menghemat, semen di gantikan dengan gamping.

3. Pasir

Pasir merupakan bahan yang sering digunakan bersama semen dan air. Bahan ini digunakan sebagai adonan untuk merekatkan batu dan bata agar mereka dapat merekat dengan lebih kuat, selain itu pasir juga digunakan untuk membentuk dinding dan tiang agar lebih kokoh. Memilik kualitas pasir yang baik maka semakin baik dan kuat pondasi yang di buat.

4. Kerikil

Siapa sangka bahan yang terlihat tidak berguna ini memiliki manfaat yang cukup penting. Batu kerikil atau biasa juga di sebut dengan split biasa digunakan untuk campuran semen dan pasir untuk membuat sebuah beton yang kuat. Batu kerikil yang digunakan juga tidak sembarangan pasalnya, batu split atau kerikil memiliki ukuran yang berbeda mulai dari 5 sampai 50 milimeter dengan rentang jarak per 5 milimeter. Masing-masing ukuran juga memiliki fungsi yang berbeda.

Selain 4 bahan tersebut di atas sebenarnya masih banyak lagi bahan yang umum digunakan yang dapat kamu cari tahu lebih dalam karena bahan tersebut tergantung dengan bangunan yang ingin kamu buat. Ada bahan lain yang digunakan apabila kamu ingin membuat sebuah pabrik seperti cable support sistem dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *